Pahlawan Keluarga
Bapak Azis Hanafi lahir pada tanggal 10 Mei
1969 di Klaten. Beliau merupakan putra keempat dari lima bersaudara. Ayahnya bernama
Moch Zali dan ibunya bernama Sri Parmiyati. Beliau tinggal bersama keluarganya
di sebuah dusun kecil di Klaten.
Pada masa kecilnya, Ia suka bermain bersama
teman-teman desanya, seperti sepak bola, bermain layang-layang, dan lainnya. Iapun
juga sering menonton televisi bersama temannya di rumah tetangganya. Selain itu,
beliau sering berkunjung ke rumah paman, bibi, kakek ataupun neneknya untuk
bermain bersama saudaranya atau menginap disana. Ia juga selalu membantu kedua
orang tuanya.
Pada
masa kanak-kanak, sekitar umur 6 tahun, ia langsung disekolahkan di SD Berangrejo 1, Klaten. Selama masa sekolah, ia selalu mendapatkan peringkat 3 besar, ia juga suka berkelahi dengan temannya. Walaupun begitu, ia sering bermain bersama temannya dan sering membantu orang tuanya.
Setelah lulus dari SD itu dengan nilai memuaskan, beliau melanjutkan sekolahnya di SMP Negeri 1 Klaten. Semasa sekolah, ia selalu mendapatkan prestasi yang bagus walaupun ia malas belajar. Beliau juga membantu berjualan dagangan orangtuanya untuk menambah hasil pendapatan orang tuanya karena kondisi ekonomi orang tuanya hanya serba pas-pasan. Ia juga sering membantu kakak dan adiknya. iapun juga suka bermain bersama temannya walaupun suka berkelahi dengan temannya.
Setelah lulus dari SMP, ia berserta keluarganya pindah ke Magelang. Kemudian, ia melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Magelang. Selama masa sekolah, ia selalu membantu teman-temannya, ia juga selalu membantu orang tuanya, ia sering berkumpul dan berkelompok dengan teman-temannya, dan ia juga pernah membolos walaupun tidak sering. Walaupun ia hanya memiliki prestasi biasa, ia mendapatkan nilai kelulusan tinggi di sekolahnya.
Setelah lulus dari SMA, beliau mencoba ujian seleksi perguruan tinggi diberbagai universitas. Setelah menunggu beberapa waktu, hasil ujian itu keluar. Ia diterima diberbagai universitas dan ia mengambil kuliah di STAN jurusan akuntansi. Selama masa kuliah, ia selalu membantu orang tuanya, bermain, berkumpul serta belajar kelompok bersama temannya. Beliaupun juga sering berkunjung kerumah orangtuanya walaupun harus pulang pergi ke Jakarta untuk berkuliah. Ia juga sering diberikan uang saku oleh kakaknya. Sekitar tahun 1989, iapun langsung bekerja di BPKP di Jakarta walaupun masih kuliah. Sekitar tahun 1990, ia lulus dari STAN.
Setelah lulus dari kuliah, beliau tetap bekerja di BPKP di Jakarta. Selang beberapa bulan, ia mendapatkan tugas luar kota pertama yaitu ke Kupang, NTT selama beberapa minggu. Setelah itu, ia kembali ke Jakarta untuk bekerja kembali. Selama bekerja di BPKP Jakarta ia tidak menemukan kendala yang berarti dan mengalami peningkatan karir. Pada tahun 1998, (sekitar umur 29 tahun) ia memutuskan menikah dengan Berwen Agnetha berumur 27 tahun yang bekerja di salah satu bank swasta yang sudah mendapatkan restu dari kedua orangtuanya. Setelah itu mereka memutuskan tinggal di Magelang bersama dengan ibunya.
Pada tahun 1999, istri dari Azis Hanafi melahirkan putra pertamanya yang bernama Razzaq Andretama Berhan pada 7 Mei 1999. Selang 1 tahun kemudian, mereka memutuskan pindah ke Bekasi dengan alasan karena bekerja di Jakarta. Pada tahun 2000, istri dari Azis Hanafi melahirkan putra keduanya yang bernama Rasyid Andrian Dwinafitha pada 24 Oktober 2000. Selang beberapa tahun, mereka dikaruniai lagi dua anak. Anak ketiga bernama Muhammad Hafiz Bernath Saputra dan anak keempat bernama Lutfhi Arsyad Putra Roberta. Kemudian, pada tahun 2010 ia bersama keluarganya memutuskan pindah ke Magelang untuk merawat Ibunya dan menjaga rumah ibunya. Sekarang beliau bersama keluarganya tinggal di rumah di sebuah dusun dengan bahagia dan senang, walaupun beliau harus pulang pergi ke Jakarta seminggu sekali untuk bekerja dan mencari nafkah.
Setelah lulus dari SD itu dengan nilai memuaskan, beliau melanjutkan sekolahnya di SMP Negeri 1 Klaten. Semasa sekolah, ia selalu mendapatkan prestasi yang bagus walaupun ia malas belajar. Beliau juga membantu berjualan dagangan orangtuanya untuk menambah hasil pendapatan orang tuanya karena kondisi ekonomi orang tuanya hanya serba pas-pasan. Ia juga sering membantu kakak dan adiknya. iapun juga suka bermain bersama temannya walaupun suka berkelahi dengan temannya.
Setelah lulus dari SMP, ia berserta keluarganya pindah ke Magelang. Kemudian, ia melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Magelang. Selama masa sekolah, ia selalu membantu teman-temannya, ia juga selalu membantu orang tuanya, ia sering berkumpul dan berkelompok dengan teman-temannya, dan ia juga pernah membolos walaupun tidak sering. Walaupun ia hanya memiliki prestasi biasa, ia mendapatkan nilai kelulusan tinggi di sekolahnya.
Setelah lulus dari SMA, beliau mencoba ujian seleksi perguruan tinggi diberbagai universitas. Setelah menunggu beberapa waktu, hasil ujian itu keluar. Ia diterima diberbagai universitas dan ia mengambil kuliah di STAN jurusan akuntansi. Selama masa kuliah, ia selalu membantu orang tuanya, bermain, berkumpul serta belajar kelompok bersama temannya. Beliaupun juga sering berkunjung kerumah orangtuanya walaupun harus pulang pergi ke Jakarta untuk berkuliah. Ia juga sering diberikan uang saku oleh kakaknya. Sekitar tahun 1989, iapun langsung bekerja di BPKP di Jakarta walaupun masih kuliah. Sekitar tahun 1990, ia lulus dari STAN.
Setelah lulus dari kuliah, beliau tetap bekerja di BPKP di Jakarta. Selang beberapa bulan, ia mendapatkan tugas luar kota pertama yaitu ke Kupang, NTT selama beberapa minggu. Setelah itu, ia kembali ke Jakarta untuk bekerja kembali. Selama bekerja di BPKP Jakarta ia tidak menemukan kendala yang berarti dan mengalami peningkatan karir. Pada tahun 1998, (sekitar umur 29 tahun) ia memutuskan menikah dengan Berwen Agnetha berumur 27 tahun yang bekerja di salah satu bank swasta yang sudah mendapatkan restu dari kedua orangtuanya. Setelah itu mereka memutuskan tinggal di Magelang bersama dengan ibunya.
Pada tahun 1999, istri dari Azis Hanafi melahirkan putra pertamanya yang bernama Razzaq Andretama Berhan pada 7 Mei 1999. Selang 1 tahun kemudian, mereka memutuskan pindah ke Bekasi dengan alasan karena bekerja di Jakarta. Pada tahun 2000, istri dari Azis Hanafi melahirkan putra keduanya yang bernama Rasyid Andrian Dwinafitha pada 24 Oktober 2000. Selang beberapa tahun, mereka dikaruniai lagi dua anak. Anak ketiga bernama Muhammad Hafiz Bernath Saputra dan anak keempat bernama Lutfhi Arsyad Putra Roberta. Kemudian, pada tahun 2010 ia bersama keluarganya memutuskan pindah ke Magelang untuk merawat Ibunya dan menjaga rumah ibunya. Sekarang beliau bersama keluarganya tinggal di rumah di sebuah dusun dengan bahagia dan senang, walaupun beliau harus pulang pergi ke Jakarta seminggu sekali untuk bekerja dan mencari nafkah.


